Dari Lulusan Keperawatan, Mayhosa Ananta Memutuskan untuk Usaha Cake Karakter Digdonut’s Madiun

Myhosa Ananta Pradigdo Owner Digdonut’s Madiun dan Rosi Ge FM

Saat ini trend  cake karakter semakin banyak digemari. Salah satu anak muda kreatif yang cukup sukses dengan bisnis pembuatan cake karakter adalah Mayhosa Ananta Pradigdo. Meskipun baru dipasarkan lewat media sosial instagram, produk Digdonut’s Madiun miliknya laris diburu pelanggan. Tidak hanya di wilayah kota dan kabupaten Madiun, hasil karya Yosha, panggilan akrabnya juga diminati pelanggan hingga wilayah Magetan, Ponorogo, Sidoarjo, Bondowoso, Banyuwangi hingga Kalimantan.

 

Berbagai tampilan kue yang lucu dan unik bisa kita lihat di instagram Digdonut’s Madiun. Namun siapa yang menyangka, yosha sang pemilik sekaligus cake decorator adalah seorang lulusan jurusan keperawatan.

Pria kelahiran Madiun, 8 Mei 1991 ini mengaku tahun 2012 selepas lulus diploma perawat di salah satu kampus di Ponorogo, ia dikontrak tugas oleh Dinas Kesehatan Palangkaraya. Berawal dari kebiasaan membantu sang paman yang berbisnis kue brownies,  Yosha mulai menemukan ketertarikan terhadap seni menghias kue.  Semuanya dipelajarinya secara otodidak.

Dua tahun menjalani karir sebagai tenaga kontrak di Dinas Kesehatan dengan gaji lumayan, Yosha memustuskan resign dan kembali pulang ke Madiun.

Bukan hal yang gampang baginya memulai usaha dari nol. Sebelum menekuni pembuatan kue karakter, tahun 2014 Yosha memproduksi kue brownies yang rata-rata pendapatannya hanya sekitar 300 ribu rupiah per bulan. Laju usahanya kala itu tidak berjalan cukup baik. Orangtua bahkan memintanya untuk kembali melamar  sebagai karyawan di perusahaan.

Di tengah keputus-asaan, seorang rekannya di bank menyemangati agar Yosha terus  menekuni bisnis yang baru dimulainya itu daripada bekerja menjadi karyawan. Rekannya yakin bisnisnya punya prospek yang jauh lebih besar.

Dari sanalah Yosha kembali memantapkan niatnya mengembangkan bisnis kue, dari brownies kemudian berkembang ke custom cake, dimana pelanggan bisa memesan kue sesuai keinginan. Rata-rata harga yang dibandrol untuk satu custom cake bisa mencapai 180 ribu hingga 800 ratus ribu rupiah, tergantung ukuran dan tingkat kesulitan. Kini hampir 4 tahun berjalan, usaha Digdonut’s Madiun  yang juga melayani catering ini beromset minimal 20-30 juta rupiah, belum termasuk catering.

Yosha mengaku tantangan terbesar dalam bisnis kue ini adalah saat proses pengiriman. Bagaimana caranya kue karakter bisa sampai di tujuan dengan utuh, apalagi jika jarak yang ditempuh cukup jauh. Sebab kondisi kue sangat dipengaruhi oleh temperatur udara selama proses pengiriman.

Kedepannya Yosha berharap dapat membuat  toko nya sendiri, sehingga pelanggan dapat melihat hasil produknya secara langsung.

 

 

Reporter : Rosi Ge FM

 

Comments (0)
Add Comment