Suka Duka Ridho Sasongko Membangun Ridho Agency

Akrab sejak dunia modeling sejak remaja rupanya menjadi bekal buat Ridho Sasongko mengembangkan bisnis agensi model. Pria kelahiran Madiun, 24 Juli 1987 ini bercerita sejak SMP dirinya telah mengikuti berbagai kompetisi dance dan modeling. Selain pernah berprestasi sebagai pelajar teladan ketika sekolah serta mengikuti ajang Kakang Mbakyu Madiun, pria berkulit putih ini pada 2006 juga menjadi juara III coverboy salah satu majalah remaja populer di Jakarta.

Prestasi inilah yang membuat Ridho mantap menapaki karier sebagai pelatih model, fashion hingga dancer di usia yang cukup muda. Setahun setelahnya, ia resmi meluncurkan agency model yang menjaring , melatih dan menyalurkan talenta-talenta berbakat di dunia modeling.

Tahun 2011 setelah menamatkan gelar sarjananya, lulusan Pendidikan Bahasa Inggris ini justru mendapat tawaran bekerja di salah satu bank pemerintah. Tidak berpikir lama, ia pun menerima tawaran itu. Tercatat mulai 2011 hingga sekarang Ridho menjalani dua pekerjaan sekaligus yaitu sebagai bankir dan profesi di dunia modeling.

Lebih dari sepuluh tahun Ridho membangun agency , suka duka telah banyak dilaluinya. Ia bilang untuk sampai di titik ini butuh kerja keras, sikap tidak gampang menyerah, tidak gampang marah, harus banyak mendengar masukan dan kritik dari orang lain demi kemajuan bisnisnya.

Meski dilahirkan sebagai anak tunggal , Ridho telah terbiasa bekerja keras untuk mencapai impiannya.  Terlebih almarhum kedua orangtuanya awalnya  tidak menyetujui pilihan Ridho menekuni modeling, jadi ia harus mencari jalan agar bisa membiayai sendiri latihan -latihan dan fashion show yang diikutinya. Beruntung sejak sekolah Ridho memiliki prestasi akademik yang bagus sehingga ia bisa mendapat uang beasiswa yang kemudian digunakannya untuk mengembangkan skill modellingnya.

Kini setelah lebih dari satu dekade perjalanannya membangun agency model, menjadi makeup artist, fashion designer, sekaligus sebagai bankir, Ridho ke depannya ingin memiliki lebih banyak karyawan yang membantu menjalankan bisnisnya. Selama ini di tengah kesibukannya menjalani dua profesi, butik fashionnya di Pilangbango hanya bisa buka saat malam hari selepas ia kerja di bank dan di akhir pekan. Karena itu ia berharap ke depannya bisa melibatkan orang lain yang bisa langsung menangani Ridho agency, di saat  ia sedang bekerja sebagai bankir.

 

Reporter : Rosi Ge FM

anak madiunmadiun kota karismatikPemilik Ridho AgencyRidho Sasongko
Comments (0)
Add Comment