Lakukan pemeriksaan di Kare tim satgas cukai Kabupaten Madiun tidak temukan rokok ilegal

64

Tim satgas cukai Kabupaten Madiun bersama Kantor Bea Cukai Madiun melakukan operasi pemeriksaan warung dan toko yang menjual rokok di wilayah kecamatan Kare Kabupaten Madiun, Kamis (21-10-2021).

Dalam operasi tersebut petugas memeriksa beberapa warung dan toko apakah ada yang menjual rokok ilegal atau tidak menggunakan pita cukai asli dengan menggunakan alat khusus menggunakan sinar ultraviolet untuk mendeteksi keaslian dari pita cukai yang ada di kemasan rokok.

“Dari beberapa toko yang sudah dicek di wilayah kare sampai saat ini belum ditemukan rokok ilegal, baik yang tidak dilengkapi pita cukai, rokok ilegal yang memakai pita cukai palsu, dan pita cukai bekas. Harapan kami masyarakat tidak menerima lagi rokok ilegal di wilayah ini sehingga tidak ada kerugian negara”, kata Cahyo Wibowo sebagai Ahli pertama Kantor Bea Cukai Madiun kepada sejumlah wartawan.

Dalam kesempatan tersebut Cahyo menjelaskan untuk mendeteksi rokok ilegal ada 5 tahapan yang harus dilakukan, yakni dengan mengecek ada pita cukainya atau tidak, kemudian pita cukainya bisa dicek keasliannya dengan cara mengecek kertasnya baik itu cetakan atau hologramnya memakai sinar ultraviolet, memeriksa pita cukai bekas atau baru, dan memeriksa pita cukai rokok filter dan kretek kalau yang asli seharusnya berbeda sesuai dengan isi kemasan. Diharapkan masyarakat yang mengetahui adanya rokok ilegal agar menolak untuk menerima atau menjual rokok tersebut dan melaporkannya kepada kantor Bea Cukai di Jalan Bolodewo no 1 Madiun atau ke tim satgas Pemerintah Kabupaten Madiun.

Cahyo menambahkan Kantor Bea Cukai dan Pemerintah Kabupaten Madiun bersinergi mengoptimalkan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) rutin setiap tahun karena kewajiban bersama dalam mengamankan penerimaan negara untuk kesejahteraan masyarakat.

Muhaimin tim satgas cukai dari Inspektorat Pemerintah Kabupaten Madiun  mengingatkan masyarakat agar tidak mau diiming-imingi untuk menerima dan menjual rokok ilegal karena sangsi hukumya sangat berat mulai dari sangsi administrasi sampai kurungan 5 tahun penjara.

Sementara itu Tia, salah satu pemilik Toko Mahardimart Kare mengatakan dengan adanya pemeriksaan tersebut dirinya akan sangat hati-hati dalam menerima tawaran rokok untuk dijual kembali ke masyarakat, meskipun tokonya tidak pernah menjual rokok ilegal. Setelah mendapatkan pengarahan dari petugas menjadi sangat paham akan resiko menjual rokok ilegal yang bisa mengantarkannya ke ranah hukum.

Anda mungkin juga berminat
Loading...