Kepala Desa Kajang Sawahan Madiun aktifkan Kegiatan Penyemprotan Disinfektan

56

Pemerintah resmi mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk memperketat aktivitas masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas. Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak 3 Juli – 20 Juli 2021 dengan fokus diterapkan di Jawa-Bali.

Selaras dengan kebijakan pemerintah memberlakukan PPKM darurat, masyarakat desa Kajang Sawahan Madiun pun melakukan berbagai cara untuk mencegah penularan virus corona, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyemprotkan disinfektan. Penyemprotan disinfektan difokuskan di pasar Kajang dan lingkungan desa. Untuk penyemprotan pasar Kajang dilakukan 2 hari sekali dan lingkungan desa tiap 1 minggu sekali. Penyemprotan dilingkungan desa dibantu oleh warga masyarakat tiap RT dengan cara kerja bhakti bersama.

Disampaikan oleh Setyo Mardiono kepala desa Kajang Sawahan Madiun pada selasa 6 juli 2021, “penyemprotan dilakukan dengan sumber dana dari Pendapatan Asli Desa (PADes) sebesar Rp 20.000.000 (Dua puluh juta rupiah). Diharapkan langkah ini bisa mencegah penyebaran covid-19 yang semakin meluas.”

Seperti diketahui, Indonesia sedang dilanda wabah virus corona, tercatat mulai tanggal 18 Maret 2020. Pemerintah menghimbau masyarakat untuk berpartisipasi mencegah penularan virus corona dengan menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan serta melakukan Sosial Distancing guna memutus penyebaran virus corona di masyarakat. Disinfektan merupakan suatu pencegahan dari berbagai jenis organisme berbahaya, baik virus, bakteri maupun jamur, yang bisa menyebabkan penularan penyakit.

Anda mungkin juga berminat
Loading...