Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo ciptakan robot pembatik kulit

422

Andik Budi Santoso, mahasiswa Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Unmuh Ponorogo) berhasil menciptakan robot pembatik kulit. Edi Kurniawan, Dekan Fakultas Teknik Unmuh Ponorogo mengatakan sebelumnya ide ini muncul dari keterbatasan caplokan Reog Ponorogo, yang mana caplokan itu tidak boleh berasal dari kulit Macan.

“Akhirnya ada beberapa ide dari kita di kelompok studi mahasiswa Teknik Elektro membuat alat untuk membatik kulit, dimana kulitnya adalah kulit lembu yang putih itu di batik sesuai dengan pola kepala macan, akhirnya nantinya caplokan reog itu tidak akan menggunakan kulit Macan yang sebenarnya macan adalah hewan dilindungi dan itu memang tidak boleh untuk dibuat caplokan, kulit ini nanti akan menggantikan kulit macan, kemudian dari mahasiswa Teknik Elektro Mas Andik itu membuat alat yang nantinya robot ini bisa membatik Kulit lembu (sapi) sesuai dengan pola kepala macan,” kata Edi Kurniawan Dekan Fakultas Teknik Unmuh Ponorogo kepada reporter ge fm madiun.

Lebih lanjut Edi mengatakan metode baru ini adalah dengan cara memfoto kepala macan yang hidup, untuk menghasilkan file JPG, kemudian file tersebut dimasukkan ke micro controler robot. Nantinya micro controler menggerakkan penanya dan disitu akan keluar tinta untuk membatik kulit lembu  sesuai pola macan yang asli. Ini kata Edi adalah satu alat yang akan dibutuhkan nanti oleh pengrajin reog Ponorogo. Masyarakat akan mudah sekali menggantikan kulit Macan dengan kulit sapi dan dengan waktu 8 menit kepala macan itu bisa terbatik di kulit sapi. Rencananya pihak Unmuh Ponorogo akan membantu Andik Budi Santoso mahasiswa pencipta robot pembatik kulit ini untuk diuruskan hak atas kekayaan intelektual (Haki). 

(Nasrudin – Reporter Ponorogo)

Anda mungkin juga berminat
Loading...