Alami Kerugian Akibat Pandemi, Ratusan Kios Di Pasar Caruban Terpaksa Tutup

87

Ratusan kios dan los di Pasar Caruban Baru tutup karena para pedagang mengalami kerugian akibat pandemi covid-19. Pedagang tidak dapat melanjutkan berjualan karena tidak ada modal dan pembeli yang turun drastis sehingga banyak yang merugi.

 

Kabid Pengelolaan Pasar, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun Raswiyanto mengatakan hingga kini sudah ada sekitar 299 kios dan 363 los di Pasar Caruban Baru yang ditutup oleh pedagang. Menurutnya, keputusan pedagang menutup tempat niaganya tak lepas dari penurunan omzet yang cukup signifikan. Hal itu karena banyak warga Kabupaten Madiun yang enggan belanja ke pasar tradisional tersebut.

 

Terlebih, saat ini ada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang membatasi aktivitas warga di luar rumah. Aktivitas pasar semakin sepi pembeli di pasar tradisional terbesar di Kabupaten Madiun itu. Ia mengaku tak dapat berbuat banyak. Adapun keputusan penutupan kios tersebut juga bertujuan untuk mengurangi biaya operasional.

Anda mungkin juga berminat
Loading...