Kasus covid-19 meningkat Pemkab Madiun berlakukan one gate system di setiap desa

224

Angka kasus covid – 19 di Kabupaten Madiun sampai hari ini (Jumat 05-02-2021) terus meningkat,  Pemerintah Kabupaten Madiun terpaksa melaksanakan one gate system (satu pintu) di setiap desa. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan masyarakat dari keganasan penyakit yang sudah menimbulkan korban jiwa. Ahmad Dawami Bupati Madiun, dalam jumpa pers mengatakan, one gate system bukan untuk membatasi kegiatan ekonomi masyarakat melainkan agar pelaku ekonomi lebih disiplin melaksanakan protokol kesehatan ketika keluar masuk desa. Bupati menambahkan dengan satu pintu itu akan lebih mudah mengawasi masyarakat dan bisa memastikan mereka pakai masker, begitupun orang dari luar Madiun harus membawa surat rapid tes atau SWAB PCR.

“Kita tidak ingin ekonomi tertekan berkepanjangan. Kita tidak boleh terserah dan menyerah. Apalagi menyikapi kasus covid di Kabupaten Madiun maka kita tidak boleh tinggal diam begitu saja. Jadi one gate sistem ini bukan untuk membatasi kegiatan ekonomi, orang yang berjualan silakan tapi wajib melaksanakan prokes,” jelas Bupati Madiun.

Bupati Madiun kembali mengingatkan perihal one gate sistem bukan untuk menyengsarakan masyarakat justru upaya untuk menyelamatkan masyarakat dari covid – 19. Untuk itu, dirinya minta kepada siapapun agar tidak berprasangka buruk, karena tidak ada pembatasan secara total tapi dengan satu pintu ini agar lebih mudah mengawasi gerak masyarakat.

Bupati Madiun berharap masyarakat tahu sebelum one gate dijalankan, awal tahun baru 2021 di Kabupaten Madiun setiap hari selalu ada yang meninggal rata-rata 2 orang, pertambahan covid setiap hari 20 orang, ini harus dihentikan bersama-sama. “Selaku kepala daerah, tidak mungkin saya membiarkan masyarakat meninggal atau membiarkan kasus covid terus bertambah,” kata Bupati Madiun.

Anda mungkin juga berminat
Loading...