RSUD Caruban Kembali Tambah Ruang Isolasi

79

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Kabupaten Madiun kembali menambah jumlah ruang perawatan pasien Covid-19. Menyusul melonjaknya angka kasus covid-19 di daerah setempat. Sebelumnya, RSUD Caruban memiliki 17 tempat tidur (TT) pada ruang isolasi Wijaya Kusuma. Kemudian, sempat merombak ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) lama, serta menjadikan ruang bidara atau bangunan rawat inap jiwa menjadi ruang isolasi Covid-19.

 

Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD Caruban dr Farid Amirudin mengatakan, penambahan ruang isolasi lagi di ruang tulip dan ruang anggrek. Ini seiring dengan semakin bertambahnya pasien konfirmasi positif Covid-19 RSUD Caruban. Targetnya, RSUD Caruban akan menyediakan 72 TT. Namun saat ini baru 50 TT yang sudah siap digunakan, bahkan sudah penuh terisi. Sisanya masih proses pemenuhan kelengkapan ruangan yang akan dikerjakan pekan ini.

 

Lebih lanjut, untuk membedakan pasien umum dan pasien Covid-19 pihak manajemen rumah sakit akan melakukan skrining sejak kedatangan pasien baru rawat inap maupun rawat jalan untuk menjaga keamanan tenaga kesehatan (nakes) maupun pasien lainnya agar tidak terpapar virus corona. Skrining dilakukan di ruang IGD untuk pasien rawat inap, pasien yang mencurigakan ke arah Covid-19 akan dibawa ke ruang Tulip untuk tindakan lebih lanjut. Pasien rawat jalan pun dilakukan hal yang sama, jika ada pasien mencurigakan akan diarahkan ke poli paru untuk melaksanakan pemeriksaan yang lebih lanjut.

Anda mungkin juga berminat
Loading...