Pedagang PBM Keluhkan Sepinya Pembeli

17
source surabaya.tribunnews.com

Sejumlah pedagang di Pasar Besar Madiun (PBM) mengeluhkan sepinya pembeli, pasca penutupan sementara akibat adanya pedagang yang meninggal terpapar covid-19. Seorang pedagang Retno Hermawati mengatakan, sejak PBM ditutup tiga hari, 3-5 Januari, ia tidak memiliki pemasukan sama sekali. Dengan mempertimbangkan faktor ekonomi pihaknya maka tetap memuali berjualan hari ini setelah dibuka kembali secara terbatas.

Disisi lain saat ini harga sayur mayur mengalami kenaikan rata-rata hampir Rp 2000. Seperti harga wortel misalnya. Dari sebelumnya harga jual Rp10.000 per kg, kini justru harga yang ia beli dari tengkulak Rp10.000 per kg.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Rakyat Dinas Perdagangan Kota Madiun, Arie Kusdewanto meminta pedagang tidak khawatir. Sebab, meski ada pembatasan, pedagang atau sales dari luar kota tetap diperkenankan menyuplai barang di PBM. Seperti sayur mayur dan kebutuhan lainnya. Kebijakan yang diterapkan di PBM semata untuk menekan penyebaran covid-19. Apalagi, beberapa waktu lalu, ada sejumlah pedagang yang terpapar covid-19 hingga meninggal.

Anda mungkin juga berminat
Loading...