Pandemi Covid-19, Penjualan Bunga Di Kota Madiun Meningkat

22

Pandemi Covid-19 membawa keberkahan sendiri bagi para penjual bunga di Pasar Kembang. Banyaknya waktu di rumah membuat masyarakat pilih mengisinya dengan memelihara berbagai jenis bunga.

Salah satu pedagang di Pasar Kembang Kota Madiun Yudiarto mengatakan, pendapatan kotor naik 25 persen. Semula Rp 500 ribu sekarang Rp 850 ribu sehari, Tingginya animo pembeli tak hanya di Pasar Kembang. Yudiarto menyebut tren ini terjadi merata di seluruh daerah. Hal itu membuat pedagang kesulitan mendapatkan stok dari petani. Menurutnya pembeli paling banyak saat akhir pekan. Selain kelangkaan stok bunga, pengiriman pot dan bahan tanam lainnya juga terhambat selama pandemi.

Meski penjualan bunga meningkat pesat, proyek pembuatan taman berhenti total. Baik untuk pesanan hiasan rumah maupun dekorasi pernikahan. Sebelum pandemi, jasa pembuatan itu tak kurang dari 10 pesanan sebulan.

 

Anda mungkin juga berminat
Loading...