Pemohon BPUM Di Kabupaten Madiun Lebihi Kuota

19

Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdakop-UM) Kabupaten Madiun mencatat jumlah pemohon bantuan produktif usaha mikro (BPUM) dari pemerintah pusat telah melebihi kuota dari yang ditetapkan, yakni mencapai 19.000 pemohon.

Sekretaris Disperdagkop-UM Kabupaten Madiun Agus Suyudi mengatakan, jumlah pemohon yang terdaftar saat ini sudah melebihi dari kuota atau jatah yang diberikan untuk Kabupaten Madiun. Menurut ia, Kabupaten Madiun mendapat jatah BPUM dari pemerintah pusat sebanyak 12.000 unit UMKM. Adapun lonjakan pengajuan terjadi dalam sepekan terakhir.

Meskipun terjadi peningkatan pemohon yang signifikan dari kuota, Disperdakop-UM tetap memrosesnya, karena pihaknya hanya bertugas sebagai pengusul saja. Untuk verifikasi dan validasi akan dilakukan oleh pusat. Sesuai jadwal, pemohon diberi batasan hingga 16 September 2020 untuk mengajukan bantuan UMKM tersebut. Nantinya setelah itu, semua pemohon yang masuk akan diajukan ke Kementerian Koperasi untuk selanjutnya dilakukan verifikasi dan validasi data oleh BRI selaku mintra kementerian dalam penyaluran BPUM.

Anda mungkin juga berminat
Loading...