Jumlah UMKM Pemohon BPUM Di Kota Madiun Terus Bertambah

55

Pendaftar bantuan produktif usaha mikro (BPUM) terus bertambah. Beberapa pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) masih berdatangan ke kantor kelurahan untuk mendapatkan surat keterangan sebagai syarat pengajuan kepada bank mintra yang ditunjuk Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Koperasi dan Usaha Mikro (DPMPTSPKUM) Kota Madiun.

Ketua Asosiasi UMKM Kota Madiun Kusbeni Abdulloh menyatakan pengalihan pelayanan di kantor kelurahan cukup efektif memecah antrean yang sebelumnya di DPMPTSPKUM. Menurutnya untuk pelayanan di kelurahan dibatasi 75 orang. Diakuinya masih banyak pelaku UMKM yang kesulitan mendaftarkan kerena tidak mempunyai nomor rekening sesuai dengan mitra yang telah ditunjuk. Sehingga proses pendaftaran cukup panjang.

Sementara berdasar data DPMPTSPKUM, pendaftar secara online hingga akhir pendaftaran Jumat lalu tercatat 7.865 pemohon. Proses itu dilanjutkan tahapan pengumpulan berkas persyaratan ke masing-masing kelurahan. Sebab mereka harus tanda tangan surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM). BPUM Rp 2,4 juta benar-benar digunakan untuk modal usaha. Bukan untuk keperluan konsumtif.

Anda mungkin juga berminat
Loading...