Perayaan Suroan Dan Suran Agung Jadi Atensi Kepolisian

48

Aparat kepolisian memberikan atensi khusus terhadap kegiatan Suro dan Suran Agung memperingati 1 Muharram khususnya di wilayah Madiun. Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Jawa Timur, Kombes. Pol Muhammad Firman saat di Madiun mengatakan, Polda Jatim telah lebih dulu melakukan pertemuan dengan perguruan pencak silat.

Menurutnya ada empat poin yang disepakati. Pertama, kegiatan ziarah makam tahun ini ditiadakan. Kedua, pengesahan warga baru khususnya bagi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dilaksanakan di wilayah masing-masing, baik ditingkat cabang maupun ranting. Ketiga, pengesahan calon warga baru tidak menimbulkan pelanggaran hukum baik terhadap masyarakat maupun perguruan pencak silat lainnya. Keempat, apabila terjadi pelanggaran, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bakorwil I Madiun, Benny Sampirwanto menyatakan, untuk mewujudkan kamtibmas perlu dukungan semua pihak. Karenanya, pada momentum Suro dan Suran Agung tahun ini, pihaknya meminta partisipasi semua elemen masyarakat utamanya pengurus perguruan pencak silat, agar tidak ada mobilisasi massa selama peringatan 1 Muharram, untuk mengantisipasi penyebaran covid-19.

Anda mungkin juga berminat
Loading...