Pemkot Madiun Belum Perbolehkan Pembelajaran Tatap Muka

18

Pemerintah telah mengeluarkan surat keputusan bersama (SKB) Empat Menteri yang menyatakan satuan pendidikan di daerah dengan status hijau dan kuning diizinkan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Meski begitu, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tidak ingin membuka opsi pembelajaran tatap muka sekalipun berstatus zona kuning atau risiko rendah penyebaran virus Covid-19.

Walikota Madiun, Maidi mengatakan, pembelajaran tatap muka untuk sementara ini tetap ditangguhkan. Dia meminta pembelajaran jarak jauh (PJJ) tetap dioptimalkan. Apalagi menurutnya pemkot telah memfasilitasi sarana-prasana pendukung berupa laptop dan wifi gratis yang disebarkan di 1.300-an titik. Keputusan itu mempertimbangkan aspek kesehatan peserta didik. Maidi tidak ingin buru-buru hingga muncul penyebaran klaster baru di sekolah pasca pembukaan kembali opsi pembelajaran tatap muka. Mengingat tren penambahan kasus baru di beberapa daerah termasuk Kota Madiun masih terjadi.

Maidi menegaskan jika saat ini Dinas Pendidikan menyiapkan pola yang tepat. Apakah nantinya diberlakukan secara bertahap. Opsinya, kelas 6 SDN dan IX SMPN terlebih dahulu masuk sekolah sekali atau dua kali dalam satu minggu. Itupun wajib mengantongi izin dari orang tua.

Anda mungkin juga berminat
Loading...