Tingkat Kunjungan Pasien Ke RSUD Caruban Turun

26

Jumlah kunjungan pasien di RSUD Caruban menurun. Penurunan itu diduga karena empat tenaga kesehatan (nakes) instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit pelat merah tersebut positif Covid-19. Penurunan pasien mencapai 40 persen baik rawat jalan maupun rawat inap,

Pengelola dan Pelaporan Data Satgas Covid-19 RSUD Caruban Didik Indrawanto menjelaskan berdasar informasi tenaga medis yang buka praktik atau klinik, pasien ragu datang karena ada nakes positif Covid-19. Tidak sedikit pasien puskesmas yang menolak dirujuk ke rumah sakit karena faktor tersebut. Menurut dia, kekhawatiran itu semestinya tidak perlu ada. Karena sudah dilakukan penanganan sesuai protokol. Saat ini tinggal dua perawat yang hasil laboratoriumnya masih positif.

Alasan warga tak perlu paranoid adalah sumber penularan diduga dari luar rumah sakit. Tidak ada kaitan dengan pekerjaan di IGD. Riwayat bepergian petugas medis di luar jam kerja tidak dapat dipastikan. Berdasarkan rincian terdapat 30 tenaga kesehatan dan 12 tenaga pendukung IGD RSUD Caruban. Mereka telah diminta isolasi mandiri sekitar dua pekan. Hasil rapid test dan swabnya negatif.

Anda mungkin juga berminat
Loading...