E-TLE dan Bus Wisata Di Kota Madiun Resmi diluncurkan

44

Pemerintah Kota Madiun secara resmi melaunching Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau tilang secara elektronik dalam kesempatan yang sama juga diresmikan Bus wisata gratis Madiun Bus On Tour (Mabour). E-TLE atau tilang secara elektronik ini merupakan sistem penegakan hukum di bidang lalu lintas yang berbasis teknologi dengan menggunakan perangkat elektronik berupa kamera cerdas yang.dapat mendeteksi berbagai jenis pelanggaran lalu lintas dan menyajikan data kendaraan bermotor secara otomatis. Dari hasil rekaman kamera cerdas yang terpasang di titik – titik simpang wilayah Kota Madiun, yang beroperasi selama 24 jam tersebut nantinya dapat digunakan sebagai barang bukti dalam perkara pelanggaran lalu lintas.

Wali Kota Madiun Maidi berharap dengan adanya E-TLE ini semua kendaraan yang masuk ke Kota Madiun harus tertib, tidak ada pelanggaran sehingga dapat meningkatkan keselamatan dalam berlalu lintas. Diakuinya bahwa sistem E-TLE ini dapat mendeteksi beberapa pelanggaran lalu lintas. Diantaranya pelanggaran menerobos lampu merah, pelanggaran marka, pelanggaran tidak memakai helm dan pelanggaran tidak memakai sabuk pengaman. Bahkan, kamera cerdas pada titik-titik simpang ini mampu meng-capture pengendara yang tidak memakai sabuk pengaman walaupun kendaraan menggunakan kaca film 40 persen atau 60 persen.

Sementara itu, Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan Kota Madiun menjelaskan merupakan kota kedua setelah Surabaya yang mengoperasionalkan sistim E-TLE di wilayah Pemerintahan Provinsi Jawa Timur dan wilayah hukum Polda Jatim. Pihaknya sangat mengapresiasi program E-TLE yang telah dilaunching Pemkot Madiun. Menurutnya, program E-TLE ini sebelumnya baru dilaksanakan di dua kota besar, yaitu di Jakarta dan Surabaya. Kemudian, yang ketiga adalah Kota Madiun.

Dalam kesempatan tesebut Maidi Wali Kota Madiun juga meluncurkan Madiun Bus On Tour atau Mabour yang siap beroperasi guna mendongkrak sektor pariwisata. Bus gratis tersebut nantinya bisa dinikmati oleh warga manapun. Bus wisata Mabour kata Maidi tidak hanya harus nyaman, tetapi juga harus aman saat mengantar pengunjung berwisata mengelilingi kota Madiun saat pandemi. Namun, meski telah resmi diluncurkan, pemkot belum berencana membuka layanan Mabour. Peluncuran baru sebatas pengenalan kepada masyarakat.

Anda mungkin juga berminat
Loading...