3 SMP dan 43 SDN di Kota Madiun Kurang Siswa

37

Dinas Pendidikan Kota Madiun mencatat sampai saat ini masih ada tiga SMP Negeri, yakni SMPN 9, SMPN 12 dan SMPN 14 serta 43 SDN di Kota Madiun yang kekurangan siswa. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dindik Kota Madiun Slamet Hariyadi mengatakan, untuk memenuhi kuota tersebut, pihaknya membuka opsi pendaftaran secara offline. Itu ditujukan bukan hanya siswa yang berasal dari dalam kota tetapi juga luar Kota Madiun. Kesempatan itu dapat dimanfaatkan wali murid untuk mendaftarkan anaknya sebelum tahun ajaran baru 2020/2021 yang dimulai pada Senin depan.

Menurutnya, sekitar 70-an siswa lulusan SD yang belum terdaftar di SMPN itu kemungkinan ada beberapa faktor. Diantaranya mereka kurang jeli dalam memilih sekolah. Artinya, yang seharusnya secara zonasi dapat diterima, tetapi justru memilih di jalur prestasi nilai rapor sehingga tergeser. Hariyadi menilai, wali murid belum sepenuhnya memahami sistem PPDB online yang diterapkan di Kota Madiun.

Sementara sesuai jadwal, siswa yang telah diterima di sekolah dapat melakukan daftar ulang mulai hari ini hingga Jum’at mendatang. Untuk menghindari kerumunan, Dindik telah melakukan pengaturan sehari tiga shift dengan masing-masing shift sebanyak 30 siswa. Dalam pelaksanaan daftar ulang dindik juga meminta seluruh sekolah mematuhi protokol kesehatan.

Anda mungkin juga berminat
Loading...