Pemkab Madiun Aktif Terus Pantau Pekembangan Santri Klaster Temboro

Pemerintah Kabupaten Madiun bakal terus memantau perkembangan santri klaster Temboro Magetan. Hal ini mengacu ditemukannya 10 santri dinyatakan reaktif hasil rapid test yang dilakukan terhadap 104 santri. Sehingga dikhawatirkan kemungkinan jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Madiun berpotensi bertambah.

Bupati Madiun Ahmad Dawami menjelaskan, 10 santri itu saat ini telah mendapat tindakan medis lebih lanjut. Selain dirawat di rumah sakit, swabnya juga diambil untuk uji laboratorium. Sedangkan puluhan santri yang nonreaktif tetap diminta isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Pihaknya tidak memungkiri kemungkinan bertambahnya santri reaktif di luar yang telah diperiksa pekan lalu. Sebab, pihaknya masih terus melakukan pelacakan.

Di sisi lain, dari Pemkab Magetan juga tidak memberitahukan jumlah santri asal Kabupaten Madiun. Sehingga pemantauan perkembangan ekstra bakal terus dilakukan. Hal ini sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Madiun.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat surel Anda tidak akan disiarkan.