Wali Kota Lakukan Pereketatan Bagi Pemudik Yang Masuk Wilayah Kota

Antisipasi banyaknya pemudik yang datang ke Kota Madiun kembali dilakukan. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Madiun melakukan  penyisiran  disetiap lokasi guna memaksimalkan pencegahan penularan virus Korona di Kota Pendekar.

Wali Kota Madiun, Maidi menyatakan jika ODR di Kota Madiun terus bertambah. Saat ini sudah mencapai 825 orang. Artinya apa, banyak warga dari luar daerah yang masuk. Setidaknya, dari jumlah itu 512 di antaranya sudah lewat pantau dan tidak sakit. Namun, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan. Apalagi, dua ODP Kota Madiun menjadi PDP kini. Artinya terdapat sepuluh PDP dengan delapan di antaranya sudah terkonfirmasi negatif.

Walikota tidak ingin kecolongan. Apalagi setelah muncul klaster Temboro dan Sukolilo yang memunculkan 23 Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kota Madiun. Sebaiknya, orang dari luar juga terus diperketat. Seperti kegiatan malam ini, tim sengaja menyisir kota mencari masyarakat yang melanggar. Yakni, mereka yang masih berkerumun dan tidak memakai masker. Razia juga menyasar warung makan yang masih menyediakan layanan meja kursi. Masyarakat yang kedapatan masih berkerumun langsung dibubarkan dengan diberi peringatan. Walikota memang menginstruksikan untuk mengambil sikap tegas. Bahkan, petugas diizinkan untuk memeriksa KTP mereka yang terjaring.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat surel Anda tidak akan disiarkan.