Seribu Lebih KK Di Madiun Tidak Masuk Daftar Penerima Bansos Karena Terkendala NIK

Sebanyak 1.034 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten tidak masuk sebagai penerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial. Padahal, mereka merupakan bagian dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang telah diperbarui Dinas Sosial setempat dan diajukan ke Kementerian Sosial.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Anang Kusuma mengatakan kendala yang dialami pada seribuan KK itu lantaran masalah administrasi. Mayoritas nomor induk kependudukan (NIK) mereka dinyatakan tidak valid oleh Kementerian Dalam Negeri. Meski demikian, penerimaan bantuan tetap diupayakan bagi, 1.034 KK yang tinggal di 15 wilayah kecamatan itu. Sehingga nantinya sesuai rencana akan diakomodir dari dana desa.

Untuk teknis pencarian bantuan, menurutnya, diserahkan kepada pihak pemerintah desa. Apalagi, proses transfer dana desa langsung dari pemerintah pusat ke rekening masing -masing desa penerima. Namun demikian, pihak Dinas Sosial tetap melakukan pendampingan. Teknis itu juga dijalankan petugas Dinas Sosial dalam proses penerimaan bantuan sosial lain dengan jumlah 96.502 keluarga penerima manfaat (KPM). Sehingga nanti diharapkan sebanyak 1.034 KPM yang akan diakomodir dari dana desa termasuk di dalamnya.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat surel Anda tidak akan disiarkan.