Sempat Mendapat Perawatan, Penderita ODHA Dari Kabupaten Madiun Meninggal

12

Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten mencatat 11 orang terjangkit HIV/AIDS sejak Januari hingga pertengahan Februari 2020. Sebanyak dua di antaranya meninggal akibat penyakit tersebut. Yang terbaru, seorang laki-laki penderitanya meninggal pada Kamis kemarin. Ia meninggal di rumah setelah dirawat secara intensif di RSUD dr Soedono Madiun.

Lenny D Ambarsari Sekertaris KPAD Kabupaten Madiun menjelaskan, kondisi fisik pasien dinyatakan sudah parah lantaran disertai dengan infeksi penyakit penyerta, seperti luka terbuka pada sebagian besar kulitnya. Menurut dia, orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang baru saja meninggal itu berjenis kelamin laki-laki. Berdasarkan informasi yang dihimpun KPAD, ODHA ini bekerja sebagai sopir truk. Tidak diketahui secara pasti penyebab penularan penyakit yang sebelumnya diderita.

Diakui Lenny jika, orang yang bekerja sopir memiliki kebiasaan melakukan hubungan seks dengan Pekerja Seks Komersial (PSK) di sejumlah lokalisasi yang disinggahi. Sementara berdasarkan pendataan KPAD, heteroseksual merupakan kelompok beresiko tinggi tertular HIV/AIDS. Sejak 2002 hingga sekarang, jumlahnya sebanyak 352 penderita. Sedangkan kelompok kedua terbanyak adalah pelanggan wanita pekerja seks komersial.

Anda mungkin juga berminat
Loading...