Anggota DPR RI Soroti Kelangkaan Pupuk Di Madiun

38

Dampak jatah berkurang pupuk bersubsidi se Indonesia sangat dirasakan oleh petani, khususnya dikalangan Kabupaten Madiun, yang merupakan salah satu penyokong lumbung pangan di Jawa Timur bagian barat. Anggota DPR RI Komisi IV, Muhtarom, yang membidangi sektor pertanian, menanggapi beberapa keluhan petani, saat melakukan reses di sejumlah daerah.

Berdasarkan rapat dengar pendapat dengan jajaran Kementrian Pertanian disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya, alokasi APBN ke Kementrian Pertanian menurun. Serta diprediksi mulai pertengahan tahun 2020 Indonesia akan terjadi badai elnino, dimana musim kemarau akan lebih panjang dibandingkan musim penghujan. Kemungkinan kecil, jika petani di Madiun utamanya di Jawa Timur akan dapat menanam padi 3 kali selama setahun.

Menurut Muhtarom, jajaran Kementrian Pertanian tidak bisa mensajikan, data valid Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok atau (RDKK) petani. Maka dari itu pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar hearing kembali dengan Kementrian Pertanian, guna pembahasan pemberian solusi terhadap petani, agar aktifitas pertanian kembali normal. Direncakan, alokasi pendistribusian pupuk bersubsidi akan dialihkan, agar tepat sasaran melalui Bumdes atau Badan Usaha Milik Desa. Sebab, sebelumnya pendistribusian pupuk ditingkat kios, penjualannya tidak sesuai, RDKK. Dan tidak di semua desa terdapat kios pupuk bersubsidi.

Anda mungkin juga berminat
Loading...