Kajian Saja Tidak Cukup, Dewan Minta Pemkot Madiun Untuk Ikut Tampung Masukan Masyarakat Dalam Penerapan jalur Khusus Sepeda

28

Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) membuat jalur khusus sepeda. Jalur tersebut sengaja dibuat untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan serta mencukupi infrastruktur sarana prasarana yang ada di Kota Madiun. Namun saat ini dalam penerapannya di jalur khusus sepeda tersebut masih digunakn untuk parkir kendaraan roda dua atau empat. Ini seperti yang terlihat di jalan Panglima Sudirman dan Jalan Mastrip. Disisi utara dan selatan jalan sudah dibuatkan jalur khusus sepeda namun kenyataanya tetap masih ada kendaraan yang terparkir.

Menyikapi itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Madiun, Ngedi Trisno Yusianto meminta agar pemkot tidak hanya sebatas melakukan kajian namun juga melibatkan masyarakat saat mengambil kebijakan penerapan jalur khusus sepeda. Diakuinya itu kembali pada regulasi yang ada terlebih sesuai arahan dari Kementerian Perhubungan Darat setiap jalan harus ada space untuk pengguna sepeda dan disabilitas. Ngedi menghimbau agar pemkot sebelum mengeluarkan kebijakan yang dampaknya langsung kemasyarakat harus melalui tahap kajian secara menyeluruh termasuk masukan dari masyarakat. Meski begitu pihaknya mendukung upaya pemkot dalam pembuatan jalur khusus sepeda tersebut. Karena juga sebagai upaya meningkatkan keselamatan bagi pengguna jalan.

Sementara Wali Kota Madiun H. Maidi saat dikonfirmasi usai kegiatan penguatan jabatan fungsional bagi CPNS Pemkot Madiun di aula Kecamatan Taman mengaku jika jalur khusus sepeda tersebut merupakan salah satu inovasi terhadap kebutuhan masyarakat. Terlebih saat ini kepadatan arus lalu lintas juga cukup tinggi di Kota Madiun. Pihaknya juga telah meminta Dishub untuk mengawal penggunaan jalur khusus sepeda tersebut termasuk dengan pemasangan rambu dan parkirnya. Selain itu pihaknya juga terus melakukan kajian terhadap efektivitas dan pemanfaatan jalur khusus sepeda.

Anda mungkin juga berminat
Loading...