Pemkot Imbau Pelamar Waspada Calo – CPNS Madiun 2019

63

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Madiun, Haris Rahmanudin menghimbau masyarakat tidak mempercayai kemungkinan adanya calo menjelang pendaftaran CPNS 2019. Tidak dipungkiri pendaftaran CPNS kerap dimanfaatkan oknum dengan modus mengiming-imingi bisa meloloskan seleksi CPNS asalkan ada imbalan sejumlah uang.

Haris menyebut, pendaftaran CPNS secara serentak akan dibuka pada Senin (11/11/2019). Sama seperti tahun sebelumnya, pendaftaran dilaksanakan secara online melalui laman https://sscasn.bkn.go.id . Karena itu Haris meminta calon pelamar mengikuti prosedur yang telah ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB).

Haris menjelaskan, proses seleksi CPNS dilakukan secara transparan untuk menghindari praktek percaloan. Sebagai bentuk transparansi dan menghindari kebocoran soal, pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS yang akan dilaksanakan Februari tahun depan menggunakan sistem computer assisted test (CAT).

Saat ini sudah ada dua tempat di Kota Madiun yang sama sama memenuhi syarat dan berpeluang dijadikan sebagai lokasi tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Kedua tempat tersebut yakni Polteknik Negeri Madiun dan Akademi Perkeretaapian Indonesia.

Pemerintah Kota Madiun menerima kuota sebanyak 164 kursi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) untuk proses perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019.

Haris mengatakan, dari 164 formasi CPNS yang diterima, terinci sebanyak 67 kursi untuk tenaga pendidik, 50 kursi untuk tenaga kesehatan, dan 47 kursi untuk tenaga teknis. Menurutnya jumlah jatah formasi CPNS yang diterima tersebut lebih sedikit dari yang diusulkan Pemkot Madiun, yakni sebanyak 216 formasi.

Haris menambahkan, adapun jumlah yang diusulkan tersebut sesuai dengan ketentuan PP Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS, jumlah formasi yang diusulkan, sejumlah PNS yang memasuki batas usia pensiun. Sehingga diakuinya jumlah formasi yang diterima tersebut masih sangat kurang. Itu karena belum mencukupi kebutuhan PNS di Pemerintah Kota Madiun.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Madiun mendapat jatah alokasi 360 dalam penerimaan CPNS. Sebanyak 360 CPNS untuk berbagai formasi. Sedangkan tahun ini Pemkab Madiun tidak membuka pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK).

Anda mungkin juga berminat
Loading...