Ribuan Petani di Madiun Tidak Dapat Klaim Ganti Rugi

136
copyright sinarngawi.com

Sedikitnya 69 dari 497 Hektare sawah terdampak banjir parah di Kabupaten Madiun tidak memperoleh klaim ganti-rugi atas gagal panen yang diderita karena tidak mengikuti asuransi usaha tani padi (AUTP) .Hal ini sesuai data dari Dinas Pertanian dan Perikanan setempat.

Suyatno PLT Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perikanan menjelaskan,Balerejo menjadi wilayah terparah dari total 497 hektare lahan terendam banjir.Rendaman hingga mengakibatkan kerusakan padi mencapai 70 persen tersebar di lima desa.Petani yang terdampak karena tidak bisa menerima manfaat asuransi,sehingga Pemkab mengalihkan bantuan jenis lain.

Suyatno menampik penyebab ribuan petani tidak ikut asuransi pertanian karena minimnya sosialiasi. Program Pemerintah Pusat yang diluncurkan tiga tahun lalu itu telah disebarluaskan oleh mantri tani dan penyuluh pertanian lapangan (PPL).Sasarannya ,lahan persawahan wilayah rawan bencana alam dan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).Hingga berpotensi mengakibatkan puso.Ia menilai jika kesadaran petani dalam program asuransi tersebut masih kurang.

Anda mungkin juga berminat
Loading...