995 Balita di Kota Madiun Alami Stunting

139
Copyright madiun.solopos.com

Angka ‘Stunting’ (kekerdilan) di Kota Madiun masih cukup tinggi.Data di Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) menyebut hingga akhir tahun 2018 terdapat 995 Balita atau 11,84 % mengalami stunting.

Agung Sulistya Wardani, Kepala Dinkes dan KB Kota Madiun mengatakan angka tersebut masih dapat ditoleransi sebab Badan Kesehatan Dunia(WHO) menargetkan angka stunting di suatu wilayah tidak boleh lebih dari 15%.Menurut Wardani,sejumlah faktor yang mempengaruhi balita mengalami stunting diantaranya 30 % dari sisi kesehatan , 70% lainnya multisektor.Misalnya dipengaruhi kesehatan lingkungan , seperti mutu tanah dan air .

Wardani menambahkan untuk mencegah stunting,petugas Dinkes melakukan pendampingan pada 1.000 hari pertama kehidupan. Artinya, sejak awal masa kehamilan kondisi ibu harus bagus.Menurutnya, jika stunting tidak segera ditangani akan berdampak buruk.Diantaranya mempengaruhi tumbuh kembang anak ,pertumbuhan otak dan ketahanan tubuh anak terhadap suatu penyakit terganggu .

tuntu

Anda mungkin juga berminat
Loading...