“Beranilah mencoba melakukan sesuatu yang baru” Motto Awang Ganda Sausa Pemilik AW Clean and Care

105

“Beranilah mencoba melakukan sesuatu yang baru”, itulah motto yang ditanamkan Awang Ganda Sausa kepada dirinya. Hal itu juga yang melatarbelakangi berdirinya jasa cuci sepatu, tas dan topi AW Clean and Care di Jalan Letkol Suwarno Kota Madiun. Remaja 17 tahun yang kini duduk di kelas 12 ini menceritakan, saat berselancar di media sosial,  ia tertarik dengan bisnis jasa khusus laundry sepatu, topi dan tas yang di madiun belum ada. Kalaupun ada jumlahnya terbilang masih sedikit.

Karena itu pada akhir 2016, Awang memberanikan diri membuka usaha ini dengan modal 800 ribu rupiah. Kala itu ia masih duduk di bangku kelas 10 dan sangat minim pengetahuan tentang bisnis. Beruntung kedua orangtua cukup mendukung niat Awang mendirikan usaha dengan syarat prestasi sekolah harus tetap diprioritaskan.

Awalnya, ia menjalankan semua sendirian, namun seiring waktu dengan makin banyaknya pelanggan dan keterbatasan tenaga serta waktu, Awang akhirnya mengajak dua rekan sekolahnya untuk ikut serta. Jam bukanya adalah saat pulang sekolah hingga jam 8 malam. Setelah itu ia baru pulang dan mengerjakan tugas-tugas sekolah atau belajar untuk persiapan ulangan.

Bungsu dari dua bersaudara ini bercerita market awal dari usahanya adalah anak-anak muda. Namun kemudian berkembang ke segmen orangtua dan anak-anak. Sementara untuk media promosi sejauh ini dirinya masih mengandalkan kekuatan media sosial terutama instagram dan kekuatan dari mulut ke mulut.

Rata-rata biaya untuk cuci sepatu antara 15 ribu-25 ribu, sementara untuk laundry tas tergantung pada ukuran. Untuk tas ukuran kecil bisa sekitar 20 riibu rupiah. Dari usaha ini Awang bisa menghasilkan pendapatan sekitar 1-2 juta tiap bulannya. Lumayan bagi ukuran kantong anak SMA.

Ia bercerita tantangan atau kesulitan menjalankan usaha ini adalah menyelesaikan permintaan konsumen tepat waktu. barang pelanggan yang biasanya bisa selesai 1-2 hari bisa molor karena kendala teknis. Maklum perawatan sepatu maupun tas yang benar harus ekstra hati-hati, pengeringan dilakukan secara manual tanpa boleh terkena langsung sinar matahari.

Ia berharap selepas sekolah nanti akan bisa melanjutkan usaha yang telah ia rintis selama satu setengah tahun terakhir. Ia punya impian melanjutkan kuliah teknik sambil tetap menjalankan usaha.

 

Reporter : Rosi Ge FM

Anda mungkin juga berminat
Loading...